Sandaran Hati

Yakinkah ku berdiri, di hampa tanpa tepi
Bolehkah aku mendengarmu
Terkubur dalam emosi, tanpa bisa sembunyi
Aku dan nafasku merindukanmu

Terpurukku di sini, teraniaya sepi
Dan kutahu pasti kau menemani…

Dalam hidupku, kesendirianku

Teringat ku teringat, pada janjimu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri, kulakukan sepenuh hati
Peduli ku peduli, siang dan malam yang berganti
Sedihku ini tiada arti, jika kaulah sandaran hati
Kaulah sandaran hati

Inikah yang kau mau, benarkah ini jalanmu
Hanyalah engkau yang ku tuju

Pegang erat tanganku, bimbing langkah kakiku
Aku hilang arah tanpa hadirmu, dalam gelapnya malam hariku

**Hadirmu tak terlihat lagi, namun masih dapat kurasa ketulusan kasihmu yang tertanam dalam jiwa, dan masih dapat kudengar suaramu memanggil namaku..  sudikah kau tunggu aku.. disana..**

~ by panca on April 29, 2007.

4 Responses to “Sandaran Hati”

  1. Yang ini buat siapa?
    *garuk-garuk kepala*

  2. untuk seseorang prof..
    yg memberikan senyum terakhirnya cuma untukku..

  3. Happy birthday.. Sukses ya..

  4. thanx a lot prof…
    sukses juga buat prof…

Leave a Reply